|
Pada hari Selasa, 2 Desember 2025, Politeknik Tonggak Equator (POLTEQ) Pontianak melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat. Audiensi yang berlangsung di kantor Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat ini bertujuan untuk menyampaikan informasi terkait terbitnya Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 834/B/O/2025, yang memberikan izin pembukaan Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan Program Sarjana Terapan pada POLTEQ di Kota Pontianak.
Kepala Dinas menyambut baik inisiatif tersebut dan memberikan dukungannya secara penuh terhadap penyelenggaraan program studi baru ini. Dukungan tersebut mencakup pengembangan kurikulum, pemanfaatan tenaga ahli bersama, kuliah umum, magang, serta kegiatan lain yang berkaitan dengan peningkatan kapasitas mahasiswa. Kepala Dinas juga menegaskan pentingnya program studi ini dalam mencetak tenaga ahli di bidang pertanian, khususnya dalam pengelolaan dan pengembangan tanaman perkebunan kelapa sawit. Ini sejalan dengan perkembangan industri kelapa sawit yang terus berkembang pesat di Kalimantan Barat.
Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, serta mampu berkontribusi langsung pada kemajuan sektor perkebunan di wilayah ini. Salah satu poin penting yang dibahas adalah pengembangan kurikulum yang dapat menjawab tantangan perkembangan industri kelapa sawit yang terus berkembang, serta kebutuhan akan tenaga kerja yang terampil dan terlatih.
Audiensi ini juga membuka peluang bagi POLTEQ dan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat untuk menjalin kerjasama yang lebih luas. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri, mendukung pembangunan ekonomi berbasis sumber daya alam di Kalimantan Barat.
Dengan dukungan penuh dari Dinas Perkebunan dan Peternakan, POLTEQ optimis bahwa Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan ini akan memberikan dampak positif bagi pengembangan sumber daya manusia di sektor perkebunan, serta berperan aktif dalam peningkatan daya saing industri kelapa sawit di tingkat regional maupun nasional.
_Lakukan_Audiensi_dengan_Dinas_Perkebunan_dan_Peternakan_Provinsi_Kalimantan_Barat1.jpg)